Sulit
meyakininya tapi seperti inilah adanya.
Kau
pun bagai sengaja untuk tak menyadarinya, sebegitu jauhkah?
Walau
pun aku yakin kau telah tau itu, aku bahkan telah mengatakannya padamu
Tapi
kenapa? Kau bahkan tak ingin menoleh padaku, apa lagi untuk berpaling darinya.
Mengapa
dulu aku tak menyadarinya saja?
Mengapa
setelah mulai berakar dan terbiasa semua itu tak bisa di teruskan?
Mengapa
senja begitu cepat berganti malam?
Aku bagaikan mentari pagi dan kau bagai
matahari senja
Ku
ingin memulai kembali hari-hari kita, tapi kau selalu ingin mengakhiri
Ku
ingin mengawalinya dengan serpihan sinar kecil yang menghangatkan tapi kau
selalu ingin menutupnya dengan pekat gelap malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar