Sabtu, 14 Juni 2014

dan semua telah benar-benar BERBEDA





“kucinta kau saat ini lebih dari hari yang kemarin, dan akan ku berikan lebih dan lebih sampai akhir hayat nanti”_abdul & the coffee theory_


Dan lagi Gema gelisah merajai nurani ketika alunan itu kembali mengalun lembut dalam indra pendengaran, terus saja mengalir tanpa jeda.
Mengingat beberapa waktu lampau ketika semuanya adalah awal, berharap setiap lirik menjadi realita, hingga akhirnya semuanya tampak samar, buram dan benar-benar gelap.
Betapa manis makna di balik setiap kata yang tak terungkap.

Terus saja merangkai kisah di balik cermin palsu, yang sekarang telah retak berubah menjadi serpihan kaca tajam yang pasti kan melukai.
Menyenangkan, indah, ada senyum simpul yang tercipta dari cerita itu, sebelum semua berubah menjadi tangis sendu menyesakkan.

Seperti inilah sandiwara yang kau sutradarai, dan kau memainkannya dengan begitu professional!
Hingga kau menampik kenyataan yang terus saja kau anggap naskah panggung murahan, tanpa tau semuanya seharusnya telah berakhir.
Dan ketika kau sadar, Yang akan ku lakukan adalah memulai untuk benar-benar mengakhirinya.

At least, aku berhasil! Aku memenangkan parodi ini, meski tak ku pungkiri beberapa kali aku harus terjatuh dan kembali menyusun pecahan-pecahan harapan yang sama sekali tidak ingin aku pupuskan, meski beberapa orang bahkan mencemooh harapanku yang mereka anggap mimpi siang bolong.
Dan
Sampai saat ini, Aku masih bisa menatapnya seperti dahulu, aku masih bisa menyentuhnya dengan ujung jemariku, namun kali ini dengan tatapan dan sentuhan yang BERBEDA!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar