Senin, 09 Juni 2014

Ketika Aku Melupakanmu!



Konon, pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Merekan yang sudah lemah tak berdaya di bawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.
            Alkisah ada seorang anak yang membawa ibunya ke hutan untuk dibuang. Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.
            “Bu, kita sudah sampai”, kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa ia tega melakukannya. Si ibu, dengan tatapan penuh kasih berkata “Nak, Ibu sangat mengasihimu dan mencintaimu, sejak kamu kecil, ibu memberikan semua kasih saying dan cinta yang ibu miliki dengan tulus. Dan sampai detik ini pun kasih saying dan cinta itu tidak berkurang. Nak, ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan”. Ketika mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak. Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis. Dia membawa kembali ibunya pulang dan merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.
            Mungkin cerita di atas hanya dongeng. Tapi di jaman sekarang, tak sedikit kita jumpai kejadian yang mirip cerita di atas. Banyak manula yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis dll. Orang tua terpinggirkan dan hidup kesepian hingga ajal tiba. Kadang hanya dimasukkan panti jompo dan ditengok jikalau ada waktu saja. Semoga cerita ini dapat membuka mata hati kita, untuk bisa menerima dan mencintai orang tua. Mereka sebenarnya justru membutuhkan perhatian lebih dari kita, disaat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa. Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan kasih sayang, membekali kita hingga menjadi seperti sekarang ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar