Yang jadi
pertanyaan sekarang adalah KENAPA?
kenapa kita
tidak pernah puas?
kenapa kita
tak cukup bersyukur dengan keadaan yang ada saat ini?
“TAKUT”
takut adalah alasan mengapa seseorang menjadi tidak mudah puas, tidak cukup
bersyukur, dan menginginkan barang kepunyaan orang lain.
Apa yang
ditakutkan?
Takut bahwa tuhan melupakan kita dan tidak memberikan rejeki lagi? Mengapa bisa takut?
Takut karena imannya sedang goyah? Imannya tak kuat lagi yaa?
Padahal bila
kita melihat ke luar ke jalan yang panas penuh debu dan tak ada intan permata,
disana burung pipit tertawa riang menyanyi penuh syukur dan pujian. Mereka tak
mati karena kelaparan. Mereka tak mati karena tak punya mobil atau rumah mewah.
Mereka juga tak mati karena tak mampu membeli MANGO dan LOUIS VUITTON. Jadi,
mengapa kita harus merasa takut?
Jika burung pipit saja masih dikasihi Tuhan, Apalagi kita manusia makhluk yang paling dicintaiNya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar