Selasa, 17 Juni 2014

sekali lagi



Sekali lagi,
Tak sadarkah kau seberapa kuat aku berusaha menahan deru jantung yang ingin melompat keluar dari persembunyiannya?
Hingga akhirnya pelukan itu, menjadi pelukan terakhir yang tidak perlu aku maknai apa-apa, sama sekali JANGAN!
Karena seharusnya itu hanyalah pelukan persahabatan, pelukan menguatkan untuk menghadapi dunia yang berat.
Meski demikian,
Hangatnya masih sama, aromanya masih sama, dan nyamannya masih seperti dulu.

Akankah hati rela bila kelak semuanya bukan untuknya lagi? Melainkan untuk jiwa lain?
Mungkin ia akan berteriak dan memaki,
Karenanya ia tak perlu tau,
Karenanya ia harus pergi,
Karenanya ia harus mempersiapkan diri suatu hari kelak.

Tak ingin memaknainya terlalu dalam, namun justru telah terlanjur membekas penuh. Entah luka ataupun tangis.
Yang aku tau, hati ini sudah pasti kehilangan!
Kehilangan tempat ternyaman yang pernah ia miliki beberapa saat yang lalu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar