sekali lagi aku masih bangun di pagi yang nampak sama dengan biasanya,
dan sekali lagi aku bisa menikmati nafas hidup yang ditiupkan sang Maha Kuasa kepadaku,
aku masih tetap anak perempuan sederhana,
aku masih teman dari kalian yang mengenalku dengan baik,
aku masih diriku yang dulu,
aku masih ada dalam pikiranku yang terkadang tak dapat dipahami oleh beberapa orang.
dan aku masih tetap AKU!
meski ada serpihan bahagia yang perlahan luruh dalam benakku, meski ada sepenggal hati yang kini kosong, meski ada guratan perih dalam tawaku,
tak apalah, hal itu tak akan merubah diriku menjadi wanita yang tak berbentuk bukan?
aku sekali lagi mendapat pelajaran dari kehilangan,
aku sekali lagi mesti menguras habis air mataku,
aku sekali lagi harus menerima adanya perbedaan yang benar-benar tak dapat disatukan.
dan aku tak menampik perlu begitu besar hati yang lapang untuk menerima kenyataan yang mau tak mau harus kuhadapi.
meski kini langkahku masih terseok dan lukaku entah kapan akan sembuh benar
namun aku akan tetap berusaha melangkah, melangkah bersama mereka yang berdiri di sampingku,
meski aku sadar begitu terlukanya jiwa ini
namun tak akan ku padamkan mimpi mereka, mimpi orang-orang yang menyayangiku untuk melihat ku tetap kuat.
dan tak ingin lagi ada air mata yang mengalir menangisi hal yang tak ingin di tangisi, tak ingin ada lagi penyesalan untuk apa yang tak perlu disesali.
Kalau kau tak dapat tertawa berkali-kali untuk lelucon yang sama, Mengapa kau harus menangis berkali-kali untuk kebodohan yang sama?masih ada yang menanti di depanmu, mungkin lebih baik tapi juga mungkin akan sama buruknya,
tak apa kan? itu mesti kau jalani dan akan menjadi kenangan indah yang akan kau nikmati kelak..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar