Jumat, 06 Juni 2014

Menurutmu semuanya akan baik-baik saja?

    Tetap saja ada sembab yang mengiringi perih dalam batin,
entah tak sengaja atau memang disengaja?
kau terus mengulangi apa yang berkali-kali aku tangisi.
mungkin aku tak sepantasnya terlalu banyak menuntut, aku tak seharusnya memaksamu menjadi seperti yang aku inginkan, aku tak seharusnya berkeras mempertahankan besarnya egoku.
tenanglah, aku tak akan berusaha membela diri, karena aku pun tak mengerti pasti, kau atau aku kah yang layaknya marah.
    Dan setelah semua ini, aku bisa pastikan akulah yang akan kalah melawan pertarungan ini,
setelah sakit dan kecewa ini aku bisa pastikan akulah yang pertama berbalik dan memohon untuk mengembalikannya seperti sediakala,
dan setelah semua caci dan maki yang terlontar, akulah yang akan kembali meruntuhkan dinding pertahananku untuk mengetuk pintu hatimu lagi.
    Ada denting kecil yang menggema memenuhi benak ku, ada ribuan tanda yang belum ada akhirnya,
kalau kau tau semua itu menyakitimu, Mengapa membiarkannya berlanjut?
kalau kau tau semua itu akan kembali membuatmu menangis, Mengapa tak menghentikannya?
kalau kau tau pada akhirnya dia akan kembali menghancurkan hatimu yang susah payah kau rangkai, Mengapa memberikan padanya lagi?
Mungkin terlalu bodoh untuk terus menjatuhkannya pada semua rasa itu,
tapi aku percaya ada jawaban dari harapan yang terbungkus air mata ini,
dan aku tau ketika semua harapan yang aku punya kau sia-siakan, aku akan menjadi semakin kuat untuk tak pernah berbalik padamu lagi.
      jadi, Menurutmu semuanya akan baik-baik saja?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar