Sabtu, 25 April 2015

Hai kamu, dengan apa adanya KAMU!

hai langit masih kah kau mendengarku?
mendengarkan segala cerita dan keluh kesah itu.
banyak yang ingin terungkap, banyak yang ingin mengalun hanya saja kau masih terlalu angkuh untuk itu,
hai angin masih kah kau tetap sama? berdesir lembut merasuk di rongga pakaianku, menemaninya membuatnya tetap nyaman,
hai mentari masih kah kau sehangat dulu, sehangat ketika pertama kita berjumpa? meski tubuh waktu itu masih tak berdaya,
dan hai kamu, kamu yang tau dan sadar betul hatimu milikku. kamu yang masih tetap bertahan dengan segala kelemahanku. kamu yang sanggup menopang dengan apa adanya aku. Terima kasih.