Aku kembali duduk diam termangu disini, dalam hening tanpa jeda. Berbagai kebisingan seolah-olah runtuh diredam oleh dinding imaji yang kubangun, ada hal yang terus berusaha ku cerna,
betapa banyak sosok yang tak lagi ku kenali, betapa banyak orang-orang terkasih yang kemudian menjadi asing.
Mengapa dunia begitu kompleks membuat hal yang sederhana menjadi terasa rumit?
Mengapa tak pernah ada satu hal pun yang bertahan dan tetap seperti awal semuanya terbentuk?
Dan ketika melepaskan merupakan satu-satunya pilihan, aku tak berarti menghilangkan dan melupakan rasa itu.
Aku sadar masih memilikinya dan menguasainya dengan penuh.
Hanya saja kini aku mencoba memahami tak semua hal itu harus terus di genggam, kini aku mencoba memperkerjakan logika lebih banyak di bandingkan perasaan, dan berjuang menerima setiap detail cerita yang sebenarnya tak mesti aku mengerti.
Mudah memang, mudah jika hanya beretorika saja!
Untuk itu sudahi mulut yang tak pernah bisa diam, sudahi laku yang terus menerus menginginkan keangkuhan, sudahi juga hati yang selalu gelisah untuk hal yang tak mungkin kau miliki.
Ada begitu banyak hal menakjubkan yang bisa kau ciptakan dalam khayalanmu, meski belum tampak nyata setidaknya kau tak terus-terusan terkungkung didalam dasar lubang yang kau buat sendiri. Iyaa setidaknya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar