Terkadang dalam detik yang sama kau miliki rasa berbeda. Seperti saat ini!
Aku tak mampu bedakan rasa pahit atau getirkah yang aku pendam sekarang.
Terlalu kabur!
Betapa hati miliki saraf yang kompleks untuk lebih peka akan hal itu.
Hingga akhirnya mata merah, dan pipi sembab yang lembab tak bisa berdusta, kau terluka? Iya kau menangis!
Ada apa denganmu mata? Kenapa kau melemah?
Ada apa denganmu hati? Kenapa kau meremuk?
Ada apa denganmu rasa? Kenapa kau menyakiti?
Tidak kah kemarin kalian baik-baik saja berdiri saling menopang? Mengapa kali ini rapuh?
Terlalu kuatkah otak memberi hentakan pada kalian? Terlalu perih kah luka yang kalian tanggung selama ini? Atau memori itu yang terlalu tajam menghujami?
Ayo jawab! Kenapa kalian diam?
Tak mengerti kah kalian kataku? Tak beranikah kalian melawan?
Ohh.... tidak, bukan itu!
Aku tahu kalian miliki hal yang terlalu lapang untuk merangkul kecilnya pahit dan getir itu, hingga itu bukan jadi persoalan yang perlu kalian maknai.
Iya, kalian masih miliki jiwa yang sangat luas untuk menggenggam semuanya.
Jiwa yang miliki kasih tak berbatas, jiwa yang tulus tak berbalas!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar