Untuk kesekian kalinya, beberapa hal yang akhirnya membuat ku ambigu.
Meski ku sadari diriku sebenarnya masih saja terus terluka,
Meski terus saja ada bulir merebak yang tak tertahankan,
Meski tetap ada tangisan di balik topeng imaji yang ku buat,
Meski berjuta peran ku mainkan dari cerita yang juga berbeda.
Namun tetap saja banyak hal yang tak mampu meredakannya.
Tak lelahkah hati terus menyesak?
Mengapa pertanyaan yang sama terus menerus memenuhi.
Seberapa salahkah jiwa ini sebenarnya? Hingga untuk menebusnya butuh perjuangan yang tak sedikit.
Seberapa jauhkah kaki ini telah melangkah, hingga untuk berbalik pun ia tak tau arah lagi.
Tak ada jalan lagi kah untuk membuatnya mampu menjawab? Butuhkah ia sosok untuk membantunya?
Sesungguhnya telah ada sosok yang bersedia membantu menopangnya, namun masih saja ada ragu yang menguasai organ pikirannya. Terlalu banyak percakapan yang tak hentinya saling meyakinkan. Dan akhirnya kembali tercipta ambigu yang meradang!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar