Ada aroma familiar yang kelak akan membuatmu rindu
Aroma tanah basah sehabis hujan
Aroma embun berhembuskan angin pagi,
Aroma pohon sore hari disertai sorak kicauan burung,
Aroma malam senyap yang terbalut langit penuh bintang
Kelak itu akan mendistraksi pikiranmu mundur beberapa waktu sebelumnya,
entah seminggu yang lalu, sebulan, setahun atau bahkan 10 tahun yang lalu
ketika umurmu belum sebanyak ini,
ketika wajahmu belum setegas ini,
ketika pikiranmu belum sekalut ini,
ketika hati dan dirimu masih milikmu.
Terkadang tanpa sadar,
seiring berjalannya waktu
ada beberapa pribadi yang kemudian memaksa mengubahmu menjadi seperti mereka
menghantammu dengan kebiasaan mereka terus menerus hingga kau tak cukup kuat
dan akhirnya memilih untuk beradaptasi dengan menjadi Mereka
Kau tau tidak,
Dia yang menciptakanmu sengaja membuatmu berbeda dengan mereka,
bukan untuk kemudian ketika kalian bertemu kau boleh mengubahnya terpengaruh oleh mereka
mungkin benar ketika bertumbuh kau pun harus berkembang,
namun sebuah tanaman yang tumbuh tinggi dan berkembang masih memiliki bakal bibit awal mula Ia ditanam, tidak hilang, ada tersimpan rapat-rapat terlindungi di bawah tanah.
Tau kenapa?
Karena tanaman pun tau, eksistensinya tidak boleh tergantikan oleh tumbuhan lain,
bahkan tiap bibit sekecil biji sesawi pun diciptakan berbeda tiap butirnya.
lantas kau?
Kau adalah Kau,
Kau Bukan Mereka!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar