Jumat, 27 Februari 2015

Dalam diam

Sederhana!

taukah kau maknanya?
Kau berdiri di sisi itu dengan elegan
perlahan nampak dalam pandanganku, tanpa selangkah pun kau beranjak
cerita yang kau tuangkan tidak istimewa, namun nampak realistis untuk ku yang tak lagi harapkan mimpi

amarahku tak menyulitkanmu
bentakanku bahkan menjadi candumu
ada apa denganmu?
sosok yang awalnya tak ku inginkan kini menjadi sosok yang terus saja kubutuhkan
meski aku yakin, laku dan retorikaku tak pernah tenangkan jiwamu.
dan Tanpa kau sadari hati dan lidah tak pernah berjalan beriringan.
Ia terlalu gengsi untuk mengakuinya,
Ia bahkan cukup egois untuk menerimanya.

Taukah kau?
diam mu membuat sesak
langkah mu yang ingin berbalik membuat jiwa kembali lemah untuk berdiri
dan menyerahmu, entah..... akan seperti apa jiwanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar